Pada bulan Mei sampai dengan Oktober 2023, SR TBC Siklus Indonesia mengadakan Skrining dan Pencegahan TBC Berbasis Masyarakat yang bertujuan untuk melakukan penemuan kasus TBC secara aktif melalui skrining menggunakan chest X-Ray (foto rontgen dada).

Kegiatan yang didanai komunitas ini dilakukan dengan menyisir seluruh warga di sejumlah desa/padukuhan yang ada di Sleman dan Bantul, yakni di antaranya Desa Tamanmartani Sleman, Padukuhan Papringan Sleman, Padukuhan Mantup Bantul, dan Padukuhan Diro Bantul. Pemilihan lokasi kegiatan ini berdasarkan wilayah yang memiliki kasus TBC tertinggi dan faktor resiko tinggi. Selain itu, SR TBC Siklus Indonesia bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Sleman dan Gunungkidul menggunakan dana APBD untuk melakukan kegiatan serupa yang melibatkan kader untuk memobilisasi masyarakat di Kecamatan Seyegan Sleman dan seluruh kecamatan di Gunungkidul. Kegiatan ini diawali dengan Investigasi Kontak Rumah Tangga dan Community Outreach menggunakan Sistem Informasi Tuberculosis Komunitas (SITK) Mobile, dilanjutkan dengan skrining menggunakan Chest X-Ray (CXR). Melalui kegiatan ini, kurang lebih 5.000 orang sudah diskrining.