Siklus Indonesia Edukasi 112 Siswa SMP Labschool UNY
untuk Cegah Perilaku Merokok Sejak Dini
Ditulis oleh Febryanti Putri Khatulistiwa
Siklus Indonesia kembali melaksanakan Program CERIA (Cegah Rokok Itu Asyik) sebagai bagian dari upaya mencegah perilaku merokok sejak usia dini. Kali ini, kegiatan edukasi diselenggarakan di SMP Labschool UNY Kota Yogyakarta dan diikuti oleh 112 siswa, yang terdiri dari dua kelas VII, dua kelas VIII, dan satu kelas IX.
Program CERIA merupakan kegiatan edukatif dan interaktif yang dirancang untuk meningkatkan pengetahuan, membangun sikap positif terhadap hidup sehat, serta memperkuat kemampuan remaja dalam menolak ajakan merokok. Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Siklus Indonesia untuk menciptakan generasi muda yang lebih sehat melalui pendekatan yang menyenangkan, partisipatif, dan sesuai dengan karakteristik usia remaja.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa mengikuti berbagai aktivitas interaktif, mulai dari pemaparan mengenai bahaya rokok dan rokok elektronik, permainan edukatif, diskusi, simulasi sederhana, hingga pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Melalui pendekatan tersebut, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang dampak rokok terhadap kesehatan, tetapi juga belajar mengenali pengaruh lingkungan serta membangun keberanian untuk mengatakan “tidak” terhadap rokok. Kegiatan ini mengadopsi metode pembelajaran yang interaktif melalui edukasi, permainan, dan komitmen bersama sebagai bagian dari Program CERIA.
Kepala SMP Labschool UNY, Sofyan Dwi Nugroho, M.Pd., Gr., menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Kami di SMP Labschool UNY sangat menyambut baik dan mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan edukasi pencegahan merokok yang diinisiasi oleh Siklus Indonesia. Usia remaja SMP merupakan masa krusial di mana anak-anak mulai mencari jati diri dan rentan terhadap pengaruh lingkungan. Oleh karena itu, edukasi seperti ini sangat penting sebagai langkah preventif agar siswa-siswi kami memiliki kesadaran kritis sejak dini dan mampu membentengi diri dari bahaya rokok demi masa depan mereka yang sehat dan cemerlang.”
Peningkatan jumlah perokok usia remaja di Indonesia menjadi perhatian bersama. Masa remaja merupakan periode penting dalam pembentukan karakter dan pengambilan keputusan, sehingga edukasi kesehatan yang diberikan sejak dini diharapkan dapat membantu remaja memahami konsekuensi penggunaan produk tembakau sekaligus membangun kebiasaan hidup sehat.
Melalui kolaborasi dengan SMP Labschool UNY, Siklus Indonesia berharap Program CERIA dapat menjadi salah satu langkah nyata dalam menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung perilaku hidup sehat dan bebas rokok. Edukasi yang diberikan tidak hanya bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa, tetapi juga mendorong mereka menjadi agen perubahan yang mampu mengajak teman sebaya dan lingkungan sekitarnya untuk menjauhi rokok.
Siklus Indonesia akan terus memperluas pelaksanaan Program CERIA ke berbagai sekolah di Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai bagian dari komitmen mendukung tumbuh kembang anak dan remaja yang sehat, produktif, dan bebas dari paparan rokok.
Leave A Comment