Tanamkan Gaya Hidup Sehat Sejak Dini, Siklus Indonesia Edukasi Bahaya Rokok

di SD Negeri Timuran, Kota Yogyakarta

Ditulis oleh F. Putri Khatulistiwa

 

Siklus Indonesia kembali melaksanakan Program CERIA (Cegah Rokok Itu Asyik) sebagai bagian dari upaya membangun generasi yang lebih sehat dan bebas rokok sejak usia dini. Kali ini, kegiatan edukasi diselenggarakan di SD Negeri Timuran, Kota Yogyakarta, dengan melibatkan siswa-siswi kelas 4 dan 5 dalam suasana belajar yang interaktif, menyenangkan, dan partisipatif. Kegiatan ini didukung oleh para volunteer dari mahasiswa Magister Psikologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang turut memfasilitasi proses pembelajaran bersama tim Siklus Indonesia.

Belajar Bahaya Rokok dengan Cara yang Menyenangkan

Program CERIA dirancang untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak mengenai bahaya rokok dan pentingnya menerapkan gaya hidup sehat sejak dini. Materi disampaikan melalui berbagai metode yang sesuai dengan usia peserta, mulai dari presentasi interaktif, diskusi, permainan edukatif, simulasi menggunakan alat peraga paru-paru, hingga sesi tanya jawab.

Melalui pendekatan tersebut, siswa tidak hanya memperoleh informasi mengenai kandungan berbahaya dalam rokok dan dampaknya terhadap kesehatan, tetapi juga diajak memahami bagaimana menghadapi pengaruh lingkungan serta berani mengatakan “tidak” terhadap ajakan merokok.

Suasana kelas berlangsung aktif. Para siswa antusias menjawab pertanyaan, berbagi pengalaman, serta menghubungkan materi yang dipelajari dengan kehidupan sehari-hari. Interaksi yang terbangun menunjukkan bahwa edukasi kesehatan dapat menjadi pengalaman belajar yang menarik sekaligus bermakna.

Sekolah Berkomitmen Membangun Kawasan Bebas Rokok

Kepala SD Negeri Timuran Kota Yogyakarta, Ngadilah, menyampaikan apresiasinya kepada Siklus Indonesia atas penyelenggaraan kegiatan edukasi ini.

“Edukasi pencegahan merokok sejak usia sekolah dasar adalah langkah preventif yang sangat krusial. Di SD Timuran, kami percaya bahwa membiasakan hidup sehat harus dimulai sedini mungkin. Rokok dan vape bukan lambang kedewasaan, melainkan ancaman bagi kesehatan organ dan pikiran anak. Melalui edukasi ini, kami mengajak seluruh warga sekolah yaitu guru, orang tua, dan murid untuk saling menjaga dan berkomitmen menjadikan SD Timuran sebagai Kawasan Bebas Rokok. Yuk, dukung anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang cerdas, kuat, dan sehat tanpa asap rokok.”

Ngadilah juga menyampaikan terima kasih kepada tim Siklus Indonesia yang telah menghadirkan materi edukasi dengan pendekatan yang menarik dan mudah dipahami oleh anak-anak.

“Terima kasih banyak kepada tim Siklus Indonesia yang telah hadir dan berbagi ilmu dengan cara yang seru dan edukatif untuk anak-anak SD Timuran. Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak siswa yang memiliki pengetahuan dan kesadaran untuk menjalani hidup sehat.”

Membangun Kesadaran Sejak Usia Sekolah Dasar

Perilaku merokok masih menjadi salah satu tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia. Tidak sedikit individu yang mulai mengenal rokok sejak usia anak dan remaja. Oleh karena itu, pencegahan perlu dilakukan sedini mungkin melalui pendidikan kesehatan yang mudah dipahami dan relevan dengan kehidupan anak.

Melalui Program CERIA, Siklus Indonesia mendorong siswa untuk mengenali risiko merokok, membangun sikap positif terhadap hidup sehat, serta menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah maupun keluarga.

Selain meningkatkan pengetahuan, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan keterampilan berpikir kritis agar anak-anak mampu mengambil keputusan yang sehat ketika menghadapi berbagai pengaruh dari lingkungan sekitarnya.

Kolaborasi untuk Generasi Bebas Rokok

Program CERIA merupakan inisiatif edukasi Siklus Indonesia yang berfokus pada pencegahan perilaku merokok pada anak usia sekolah dasar dan sekolah menengah pertama. Program ini mengedepankan pendekatan yang edukatif, partisipatif, dan menyenangkan agar pesan kesehatan dapat diterima secara efektif tanpa terkesan menggurui.

Siklus Indonesia menyampaikan apresiasi kepada SD Negeri Timuran Kota Yogyakarta atas dukungan dan kerja sama dalam pelaksanaan kegiatan ini, serta kepada para volunteer mahasiswa Magister Psikologi Universitas Ahmad Dahlan yang telah berkontribusi sebagai fasilitator selama kegiatan berlangsung.

Melalui kolaborasi lintas sektor seperti ini, diharapkan semakin banyak anak Indonesia yang memiliki pengetahuan, keberanian, dan kesadaran untuk memilih hidup sehat serta tumbuh dalam lingkungan yang bebas dari rokok.